Repositori STIAB Smaratungga

Selamat datang di Repositori Digital Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga. Platform ini menjadi wadah resmi untuk menyimpan, mengelola, dan menyebarluaskan karya ilmiah sivitas akademika STIAB Smaratungga — mulai dari skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, hingga publikasi ilmiah lainnya dari berbagai program studi di lingkungan STIAB Smaratungga.

Repositori ini dikembangkan sebagai bagian dari komitmen institusi terhadap keterbukaan akses ilmu pengetahuan (open access), sekaligus sebagai upaya pelestarian dan dokumentasi hasil karya akademik secara digital, terstruktur, dan mudah diakses jangka panjang.

Melalui repositori ini, kami berharap dapat memperluas manfaat hasil penelitian dan karya akademik civitas STIAB Smaratungga bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, maupun masyarakat umum yang tertarik pada kajian pendidikan agama Buddha, seni budaya, serta bisnis dan manajemen.

Silakan telusuri koleksi kami melalui menu pencarian, atau jelajahi berdasarkan program studi di bawah ini.

Photo by STIAB Smaratungga

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 1 of 1

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    PENGARUH PENDIDIKAN KARAKTER DAN PRAKTIK PANCASILA BUDDHIS TERHADAP KENAKALAN REMAJA SMK DHARMA MAITREYA BENGKALIS
    (ERLIWATI, 2026-10-20)
    ERLIWATI
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan Karakter dan Praktik Pancasila Buddhis terhadap Kenakalan Remaja pada siswa SMK Dharma Maitreya Bengkalis, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 104 siswa beragama Buddha, dengan sampel sebanyak 83 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5% dan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Karakter secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Kenakalan Remaja dengan koefisien regresi sebesar −0,030, nilai t sebesar −1,764, dan signifikansi 0,082 > 0,05. Sebaliknya, Praktik Pancasila Buddhis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kenakalan Remaja dengan koefisien regresi sebesar −0,037, nilai t sebesar −2,431, dan signifikansi 0,017 < 0,05. Secara simultan, Pendidikan Karakter dan Praktik Pancasila Buddhis berpengaruh signifikan terhadap Kenakalan Remaja dengan nilai F sebesar 15,772 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,283 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 28,3% variasi Kenakalan Remaja, sedangkan 71,7% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, Praktik Pancasila Buddhis menunjukkan peran yang signifikan secara parsial dalam menurunkan kecenderungan Kenakalan Remaja, sedangkan Pendidikan Karakter belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial; namun, kedua variabel secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kenakalan Remaja pada siswa SMK Dharma Maitreya Bengkalis.
  • Item type:Item,
    PENGARUH PERAN ORANG TUA DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP KARYA DHARMA BHAKTI PALEMBANG PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA TAHUN 2025/2026
    (2026-10-20)
    MARSINI
    ABSTRAK Marsini, 20230100043. 2026. “Pengaruh Peran Orang Tua dan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Karya Dharma Bhakti Palembang Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Buddha Tahun 2025/2026” Tesis: Program studi Pendidikan Keagamaan Buddha (S2) Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga Boyolali Jawa Tengah. Pembimbing (I) Dr. Partono,S.Pd., M.Pd., M. Pd.B., Pembimbing (II) Budi Utomo, S.Ag., M.A.,Ph.D Kata Kunci: Motivasi belajar, Peran orang tua, Teman sebaya Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Motivasi belajar pada siswa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya peran orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran orang tua dan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMP Karya Dharma Bhakti Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian berjumlah 50 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Teman sebaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Secara simultan, peran orang tua dan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai F sebesar 12,019 dan signifikansi p < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,310 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 31,0% terhadap variasi motivasi belajar siswa, sedangkan 69,0% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peran orang tua dan teman sebaya memiliki kontribusi dalam mendukung peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Karya Dharma Bhakti Palembang pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha.
  • Item type:Item,
    PENGARUH ETIKA WIRAUSAHA DAN PERILAKU KEPEMIMPINAN BUDDHIS TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA PRODI BISNIS DAN MANAJEMEN BUDDHA DI STIAB SMARATUNGGA
    (FEBRIANUS, 2026-10-19)
    FEBRIANUS
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha di STIAB Smaratungga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha tahun akademik 2025/2026 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Data penelitian dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Koefisien regresi etika wirausaha berarah positif sebesar 0,271, tetapi secara parsial etika wirausaha tidak berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,129. Koefisien regresi perilaku kepemimpinan Buddhis berarah positif sebesar 0,265, tetapi secara parsial perilaku kepemimpinan Buddhis tidak berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,257. Namun, etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis secara simultan berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,001. Dapat disimpulkan bahwa etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis secara bersama-sama berkontribusi signifikan dalam menjelaskan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
  • Item type:Item,
    PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KONSEP DIRI MAHASISWA STIAB SMARATUNGGA
    (WANDI, 2026-10-11)
    WANDI
    Konsep diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam mendukung perkembangan pribadi mahasiswa. Pembentukan konsep diri dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya dukungan sosial teman sebaya dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap konsep diri, pengaruh kecerdasan emosional terhadap konsep diri, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap konsep diri mahasiswa STIAB Smaratungga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 64 mahasiswa STIAB Smaratungga dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,227, nilai t hitung sebesar 2,442, dan signifikansi sebesar 0,017 (p < 0,05). Kecerdasan emosional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,321, nilai t hitung sebesar 3,038, dan signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan signifikansi uji F sebesar 0,001 (p < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,184 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 18,4% variasi konsep diri mahasiswa, sedangkan 81,6% variasi konsep diri belum dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya dan kecerdasan emosional berkontribusi terhadap konsep diri mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan.
  • Item type:Item,
    PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU AGAMA BUDDHA DI JAWA TENGAH TAHUN 2026
    (2026-09-02)
    Rusmiyati
    Rusmiyati. 2026. Pengaruh Kompetensi Profesional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah Tahun 2026. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Keagamaan Buddha, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga Boyolali. Pembimbing I: Dr. Kabri, S.Ag., M.Pd., M.Pd.B.; Pembimbing II: Julia Surya, S.Pd.B., M.A., M.Pd., Ph.D. Kata Kunci: kompetensi profesional, motivasi kerja, kinerja guru, Guru Agama Buddha, Jawa Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bervariasinya kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kompetensi profesional dan motivasi kerja. Kompetensi profesional diperlukan untuk mendukung kemampuan guru dalam menguasai materi, mengembangkan pembelajaran, memanfaatkan teknologi, dan melakukan evaluasi pembelajaran, sedangkan motivasi kerja menjadi faktor yang mendorong guru untuk melaksanakan tugas secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, serta pengaruh kompetensi profesional dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 156 Guru Agama Buddha di Jawa Tengah dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,708, yang berarti kompetensi profesional memberikan kontribusi sebesar 70,8% terhadap kinerja guru. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,685, yang berarti motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 68,5% terhadap kinerja guru. Secara simultan, kompetensi profesional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, nilai Fhitung = 113,199, koefisien korelasi R = 0,881, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,777. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja guru dapat dijelaskan oleh kompetensi profesional dan motivasi kerja sebesar 77,7%, sedangkan 22,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian kompetensi profesional, motivasi kerja, dan kinerja guru dalam konteks Pendidikan Agama Buddha. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan Buddha, dan para guru dalam merumuskan program peningkatan kompetensi profesional dan motivasi kerja guna meningkatkan kualitas kinerja Guru Agama Buddha secara berkelanjutan.