Repositori STIAB Smaratungga
Selamat datang di Repositori Digital Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga. Platform ini menjadi wadah resmi untuk menyimpan, mengelola, dan menyebarluaskan karya ilmiah sivitas akademika STIAB Smaratungga — mulai dari skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian, hingga publikasi ilmiah lainnya dari berbagai program studi di lingkungan STIAB Smaratungga.
Repositori ini dikembangkan sebagai bagian dari komitmen institusi terhadap keterbukaan akses ilmu pengetahuan (open access), sekaligus sebagai upaya pelestarian dan dokumentasi hasil karya akademik secara digital, terstruktur, dan mudah diakses jangka panjang.
Melalui repositori ini, kami berharap dapat memperluas manfaat hasil penelitian dan karya akademik civitas STIAB Smaratungga bagi mahasiswa, peneliti, akademisi, maupun masyarakat umum yang tertarik pada kajian pendidikan agama Buddha, seni budaya, serta bisnis dan manajemen.
Silakan telusuri koleksi kami melalui menu pencarian, atau jelajahi berdasarkan program studi di bawah ini.

Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Recent Submissions
Item type:Item, PENGARUH PERAN ORANG TUA DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP KARYA DHARMA BHAKTI PALEMBANG PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA TAHUN 2025/2026(2026-10-20)MARSINIABSTRAK Marsini, 20230100043. 2026. “Pengaruh Peran Orang Tua dan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Karya Dharma Bhakti Palembang Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Buddha Tahun 2025/2026” Tesis: Program studi Pendidikan Keagamaan Buddha (S2) Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga Boyolali Jawa Tengah. Pembimbing (I) Dr. Partono,S.Pd., M.Pd., M. Pd.B., Pembimbing (II) Budi Utomo, S.Ag., M.A.,Ph.D Kata Kunci: Motivasi belajar, Peran orang tua, Teman sebaya Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran. Motivasi belajar pada siswa dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya peran orang tua dan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran orang tua dan teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha di SMP Karya Dharma Bhakti Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis regresi linear berganda. Populasi penelitian berjumlah 50 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Teman sebaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Secara simultan, peran orang tua dan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai F sebesar 12,019 dan signifikansi p < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,310 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 31,0% terhadap variasi motivasi belajar siswa, sedangkan 69,0% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peran orang tua dan teman sebaya memiliki kontribusi dalam mendukung peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Karya Dharma Bhakti Palembang pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha.Item type:Item, PENGARUH ETIKA WIRAUSAHA DAN PERILAKU KEPEMIMPINAN BUDDHIS TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA PRODI BISNIS DAN MANAJEMEN BUDDHA DI STIAB SMARATUNGGA(FEBRIANUS, 2026-10-19)FEBRIANUSPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha di STIAB Smaratungga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Bisnis dan Manajemen Buddha tahun akademik 2025/2026 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Data penelitian dianalisis melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Koefisien regresi etika wirausaha berarah positif sebesar 0,271, tetapi secara parsial etika wirausaha tidak berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,129. Koefisien regresi perilaku kepemimpinan Buddhis berarah positif sebesar 0,265, tetapi secara parsial perilaku kepemimpinan Buddhis tidak berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,257. Namun, etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis secara simultan berpengaruh signifikan terhadap jiwa kewirausahaan mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,001. Dapat disimpulkan bahwa etika wirausaha dan perilaku kepemimpinan Buddhis secara bersama-sama berkontribusi signifikan dalam menjelaskan jiwa kewirausahaan mahasiswa.Item type:Item, PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KONSEP DIRI MAHASISWA STIAB SMARATUNGGA(WANDI, 2026-10-11)WANDIKonsep diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam mendukung perkembangan pribadi mahasiswa. Pembentukan konsep diri dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya dukungan sosial teman sebaya dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap konsep diri, pengaruh kecerdasan emosional terhadap konsep diri, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap konsep diri mahasiswa STIAB Smaratungga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 64 mahasiswa STIAB Smaratungga dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,227, nilai t hitung sebesar 2,442, dan signifikansi sebesar 0,017 (p < 0,05). Kecerdasan emosional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,321, nilai t hitung sebesar 3,038, dan signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsep diri mahasiswa, dengan signifikansi uji F sebesar 0,001 (p < 0,05). Nilai Adjusted R Square sebesar 0,184 menunjukkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama mampu menjelaskan 18,4% variasi konsep diri mahasiswa, sedangkan 81,6% variasi konsep diri belum dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya dan kecerdasan emosional berkontribusi terhadap konsep diri mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan.Item type:Item, PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU AGAMA BUDDHA DI JAWA TENGAH TAHUN 2026(2026-09-02)RusmiyatiRusmiyati. 2026. Pengaruh Kompetensi Profesional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah Tahun 2026. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Keagamaan Buddha, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Smaratungga Boyolali. Pembimbing I: Dr. Kabri, S.Ag., M.Pd., M.Pd.B.; Pembimbing II: Julia Surya, S.Pd.B., M.A., M.Pd., Ph.D. Kata Kunci: kompetensi profesional, motivasi kerja, kinerja guru, Guru Agama Buddha, Jawa Tengah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bervariasinya kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kompetensi profesional dan motivasi kerja. Kompetensi profesional diperlukan untuk mendukung kemampuan guru dalam menguasai materi, mengembangkan pembelajaran, memanfaatkan teknologi, dan melakukan evaluasi pembelajaran, sedangkan motivasi kerja menjadi faktor yang mendorong guru untuk melaksanakan tugas secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, serta pengaruh kompetensi profesional dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 156 Guru Agama Buddha di Jawa Tengah dan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,708, yang berarti kompetensi profesional memberikan kontribusi sebesar 70,8% terhadap kinerja guru. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,685, yang berarti motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 68,5% terhadap kinerja guru. Secara simultan, kompetensi profesional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Guru Agama Buddha di Jawa Tengah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, nilai Fhitung = 113,199, koefisien korelasi R = 0,881, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,777. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja guru dapat dijelaskan oleh kompetensi profesional dan motivasi kerja sebesar 77,7%, sedangkan 22,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian kompetensi profesional, motivasi kerja, dan kinerja guru dalam konteks Pendidikan Agama Buddha. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan Buddha, dan para guru dalam merumuskan program peningkatan kompetensi profesional dan motivasi kerja guna meningkatkan kualitas kinerja Guru Agama Buddha secara berkelanjutan.Item type:Item, PENGARUH MODERASI BERAGAMA DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP TOLERANSI SOSIAL MURID AGAMA BUDDHA TINGKAT SMA DI KOTA SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2025/2026(2026-09-02)TripitoyoTRIPITOYO, 20240100019, 2026. Pengaruh Moderasi Beragama dan Pola Asuh Orang Tua terhadap Toleransi Sosial Murid Agama Buddha Tingkat SMA di Kota Semarang Tahun Pelajaran 2025/2026. Tesis. Program Studi Pendidikan Keagamaan Buddha (S2), Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, Boyolali. Pembimbing (1) Dr. Kabri, S.Ag, M.Pd, M.Pd.B., (II) Julia Surya, S.Pd.B.,M.A.,M.Pd.,Ph.D. Kata Kunci: Moderasi Beragama, Pola Asuh Orang Tua, Toleransi Sosial, Murid Agama Buddha, Pendidikan Menengah Atas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter toleransi sosial pada murid agama Buddha yang hidup di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Kota Semarang sebagai salah satu kota dengan tingkat keberagaman agama, budaya, suku, dan etnis yang tinggi menjadi lingkungan yang menuntut generasi muda untuk memiliki sikap toleran, terbuka, menghargai perbedaan, serta mampu berinteraksi secara harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat. Namun, dalam kehidupan sosial masih ditemukan berbagai fenomena yang menunjukkan rendahnya toleransi sosial, seperti kecenderungan sikap eksklusif, kurangnya empati terhadap kelompok lain, rendahnya kepedulian sosial, serta terbatasnya interaksi positif antarkelompok yang berbeda latar belakang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya faktor-faktor pendukung yang mampu membentuk dan meningkatkan toleransi sosial peserta didik. Dalam penelitian ini, faktor yang dikaji adalah moderasi beragama dan pola asuh orang tua. Penelitian bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh moderasi beragama terhadap toleransi sosial murid agama Buddha tingkat SMA di Kota Semarang, (2) pengaruh pola asuh orang tua terhadap toleransi sosial murid agama Buddha tingkat SMA di Kota Semarang, dan (3) pengaruh moderasi beragama dan pola asuh orang tua secara simultan terhadap toleransi sosial murid agama Buddha tingkat SMA di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas seluruh murid agama Buddha tingkat SMA di Kota Semarang yang berjumlah 63 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 21. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji prasyarat analisis yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama berpengaruh positif dan signifikan terhadap toleransi sosial murid dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,749 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,561, yang berarti moderasi beragama memberikan kontribusi sebesar 56,1% terhadap toleransi sosial. Selain itu, diperoleh nilai t hitung sebesar 8,824 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05). Pola asuh orang tua juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap toleransi sosial murid dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,788, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,622 atau sebesar 62,2%, nilai t hitung sebesar 10,008, dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Secara simultan, moderasi beragama dan pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap toleransi sosial murid dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,835, koefisien determinasi (R²) sebesar 0,697 atau 69,7%, nilai F hitung sebesar 68,859, dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Hasil regresi berganda menunjukkan bahwa pola asuh orang tua merupakan variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan moderasi beragama terhadap toleransi sosial murid agama Buddha tingkat SMA di Kota Semarang.