Pengembangan Educational Board Game sebagai Media Penguatan Mindful Learning

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat distraksi digital dan rendahnya kesadaran belajar (mindless learning) pada murid dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha, khususnya pada materi kompleks seperti "Manusia dan Alam Kehidupan". Metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dinilai kurang efektif dalam mempertahankan fokus dan pemahaman murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, serta mengevaluasi kepraktisan dan efektivitas simulasi Educational Board Game bernama "Nussadhatupoly" sebagai media intervensi pedagogis untuk menguatkan perilaku mindful learning (pembelajaran berkesadaran) pada murid kelas XI di SMAN 1 Ampel. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan instruksional ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah 10 murid beragama Buddha kelas XI di SMAN 1 Ampel yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi oleh tiga pakar (ahli materi, ahli media, dan ahli mindful learning), penyebaran angket respons kepraktisan kepada murid, serta observasi perilaku mindful learning oleh dua pengamat independen (inter-rater). Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Educational Board Game Nussadhatupoly sangat layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Uji validasi pakar memperoleh persentase kelayakan keseluruhan sebesar 96,25% (kategori Sangat Layak). Pada tahap implementasi, respons penerimaan murid mencapai 91,00% (kategori Sangat Menarik). Selain itu, hasil observasi perilaku mindful learning menunjukkan persentase sebesar 95,00% (kategori Sangat Baik), yang membuktikan bahwa fitur mekanika permainan seperti Zona Hening dan Kartu Kamma berhasil menstimulasi pemusatan perhatian, regulasi emosi, dan keterlibatan aktif. Dapat disimpulkan bahwa Nussadhatupoly merupakan media pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif dalam mengatasi distraksi gawai serta mengubah atmosfer kelas menjadi lebih berkesadaran.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By