ANALISIS DESKRIPTIF STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN JOYFUL LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI KELAS IX
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Reni Erlisa, 20220200004. Analisis Deskriptif Strategi Guru dalam Menerapkan Komponen Joyful Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Di Kelas IX. Skripsi, Program Studi Pendidikan Keagamaan Buddha, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga. Boyolali, Jawa Tengah, Pembimbing (1) Julia Surya, S.Pd.B., M.A,M.Pd., Ph.D. Pembimbing (2) Maria Fransisca Andanti, M.Pd. Kata Kunci: Strategi Guru, Joyful Learning, Pendidikan Agama Buddha Dan Budi Pekerti. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan joyful learning dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti. Namun, hasil observasi pendahuluan menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga interaksi, antusiasme, dan partisipasi aktif peserta didik belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa komponen joyful learning, yaitu rasa aman dan nyaman, interaksi positif, antusiasme peserta didik, serta partisipasi aktif peserta didik belum sepenuhnya terwujud. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menerapkan komponen joyful learning pada pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas dua guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti yang mengajar kelas IX di dua SMP di Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi untuk mewujudkan komponen joyful learning. Strategi tersebut meliputi membangun komunikasi yang hangat dan menghargai untuk menciptakan rasa aman dan nyaman, menerapkan diskusi dan kerja kelompok guna membangun interaksi positif, memanfaatkan metode dan media pembelajaran yang bervariasi serta mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan antusiasme peserta didik, serta memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya, berdiskusi, mempresentasikan hasil kerja, dan memberikan umpan balik konstruktif guna mendorong partisipasi aktif. Strategi tersebut mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung penerapan joyful learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti.