PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN METODE ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA KELAS VIII DI SMP SMARATUNGGA AMPEL TAHUN PELAJARAN 2025/2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menginterpretasikan bagaimana siswa beragama Buddha kelas VIII memaknai penggunaan metode role playing dalam pembelajaran Pendidikan Agama Buddha ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian tiga siswa kelas VIII SMP Smaratungga Ampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, coding, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap metode role playing tercermin dalam empat tema utama, yaitu: (1) role playing membantu pemahaman materi melalui pengalaman memerankan tokoh, meskipun efektivitasnya bergantung pada karakteristik materi yang diajarkan; (2) role playing memunculkan dinamika emosional siswa, mulai dari kegugupan sebelum tampil hingga rasa lega dan percaya diri setelah tampil; (3) role playing berkontribusi terhadap perkembangan keberanian dan kepercayaan diri, dengan tingkat perubahan yang bervariasi bergantung pada kondisi psikologis awal siswa; serta (4) role playing membangun kerja sama dan tanggung jawab siswa secara konsisten melalui struktur kerja kelompok. Secara keseluruhan, persepsi siswa terhadap metode role playing bersifat positif, bermakna, dan mendorong keterlibatan aktif, namun sifatnya multidimensional dan tidak seragam antarindividu. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya kajian mengenai persepsi siswa terhadap penggunaan metode role playing dalam pembelajaran Pendidikan Agama Buddha, khususnya ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan konatif, serta kontribusi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran berbasis role playing yang memperhatikan karakteristik materi dan kesiapan psikologis peserta didik guna mencapai pembelajaran yang lebih bermakna.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By